Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 13 November 2013

Membuat cover CD

MEMBUAT COVER CD
Dalam tutorial kali ini saya akan berbagi bagaimana cara membuat Cover CD dengan menggunakan CorelDRAW X5, yang mana dari teknik ini teman-teman dapat kembangkan lagi untuk mendesain cover CD yang lebih menarik, diikutin aja deh langkah-langkahnya…



Langkah 1
Siapkan canvas dengan ukuran 20 x 20 cm, kemudian buat lingkaran dengan menggunakan Ellipse Tool (F7).

Langkah 2
Untuk membuat lingkaran yang benar-benar bulat jangan lupa dengan menekan tombol â€Å“Shift”, pada bagian property tools atur diameter lingkaran menjadi 11,5 x 11,5 Cm, tekan â€Å“P” untuk menempatkan objek lingkaran di tengah-tengah canvas, seperti gambar dibawah ini.
Langkah 3
Selanjutnya buat lingkaran yang kedua dengan ukuran 3,5 x 3,5 Cm, dan lingkaran ketiga dengan ukuran 1,5 x 1,5 Cm, jangan lupa tekan tombol â€Å“P’ agar objek lingkaran berada ditengah canvas.
Langkah 4
Kemudian membuat lubang Cover CD dibagian tengah. Blok ketiga objek lingkaran dengan menggunakan Pick Tool, setelah terblok klik Simplify agar objek saling memotong.
Langkah 5
Selanjutnya klik objek lingkaran yang paling kecil dengan Pick Tool, tekan Delete untuk menghapus objek lingkaran tersebut.
Langkah 6
Blok ketiga objek lingkaran dengan Pick Tool, beri warna dengan mengklik kiri warna di Pallete Color, dan Group ketiga objek lingkaran dengan mengklik icon Group (Ctrl + G) di property Tool.
Langkah 7
Ok, sekarang kita akan menghiasi Cover CD dengan Gambar. Teman-teman bisa menggambar sendiri untuk menghias Cover Cd tersebut, tetapi dalam tutorial ini saya menggunakan sebuah Gambar yang telah diedit terlebih dahulu dari aplikasi lain seperti Adobe Photoshop atau yang lainnya. Oke langsung aja deh gak usah banyak ngomong J, sekarang masukkan gambar ke dalam Corel dengan mengklik tombol File – Import, kemudian pilih gambar nya dan klik Ok.
Setelah Gambar berada di canvas, kita akan memasukkan gambar kedalam lingkaran CD dengan cara klik gambar, kemudian klik menu Effect – PowerClip – Place Inside Container, maka tampilan cursor akan berubah menjadi tanda panah hitam dan besar.
Langkah 8
Setelah cursor berubah tanda panah hitam dan besar, klik kiri di objek lingkaran untuk memasukkan gambar kedalam lingkaran.
Langkah 9
Tampilan setelah gambar masuk kedalam objek lingkaran.
Langkah 10
Untuk mengatur posisi gambar agar ditengah-tengah lingkaran klik menu Effect – PowerClip – Edit Content
Langkah 11
Kemudian atur posisi gambar agar ditengah lingkaran, seperti gambar dibawah ini. Untuk mengembalikan agar gambar berada di dalam lingkaran dapat dilakukan dengan cara mengklik menu Effect – PowerClip – Finish Editing This Level.
Langkah 12
Selanjutnya membuat Text diatas Cover CD dengan menggunakan Text Tool (F8), atur Font List, Font Size, warna Text dan posisikan teks seperti gambar dibawah.
Langkah 13
Untuk mengisi bagian bawah CD yang kosong, teman-teman bisa menambahkan sebuah objek kotak, dan masukkan objek kotak tersebut kedalam lingkaran dengan fasilitas PowerClip.
Tambahkan Teks Seperti gambar dibawah ini.
Langkah 14
Langkah terakhir memberikan Outline (Garis tepi) Pada Teks agar lebih menarik, hasilnya seperti gambar dibawah ini.
Group seluruh objek menjadi satu, dan Save.
Semoga berhasil 

Burning Data

Cara Burning Data Menggunakan Nero 7


Untuk melakukan burning data bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu:

1. Melalui Nero StartSmart Pada metode ini dilakukan dengan beberapa tahap yaitu:
a. Buka Nero StartSmart dengan mengklik dua kali icon Nero StartSmart yang ada pada desktop atau dengan cara buka menu windows, kemudian all programs, pilih Nero 7, kemudian pilih Nero StartSmart.
b. Setelah Nero StartSmart dibuka maka akan tampil jendela Nero StartSmart seperti di bawah ini :





c. Pilih Menu Data dengan Mendekati Icon berbentuk dokumen. Data dapat kita burning dengan CD atau DVD, tetapi cara yang digunakan tetap sama. Hanya kapasitas data yang ditampung saja yang berbeda. Pada hal ini kita akan burning data dengan menggunakan CD. Pilih Make Data CD



d. Setelah kita memilih Make Data CD maka akan ditampilkan jendela Nero Express seperti berikut:





e. Kemudian pilih data dari komputer yang mau kita burning dengan menggunakan tombol Add Maka akan tampil jendela Add files and folders.



f. Pilih data yang akan kita burning kemudian klik tombol Add.
g. Setelah data selesai dipilih maka klik tombol Close untuk menutup jendela Add files and folders.
h. Data yang telah kita pilih akan tampil pada jendela Nero Express.




i. Kemudian pilih tombol Next

j. Akan muncul jendela Final Burn Settings



Current recorder merupakan alat yang kita pakai untuk burning .
Disc name merupakan nama yang akan kita buat untuk CD yang kita burning.
Number of copies adalah banyak CD yang kita burning
k. Sebelum proses burning kita mulai kita akan setting kecepatan burning yang akan kita pakai dengan mengklik tanda panah yang ada di sebelah kiri .



l. Pada writing speed klik tombol drop down kemudian kita pilih kecepatan burning yang kita inginkan. Semakin kecil kecepatan burning maka hasil burning yang didapatkan akan semakin baik meskipun proses burning akan berjalan lama. Namun standard kecepatan burning yang baik adalah 16x sampai 24x.
m. Setelah kecepatan burning dipilih maka setting burning selesai dan proses burning ke CD bisa dimulai dengan memilih tombol Burn.



2. Melalui Nero Express
Ada beberapa langkah yaitu:
a. Buka Nero Express dengan memilih Windows, kemudian All Programs, Pilih Nero 7, Cari Nero Express kemudian pilih.
Maka akan terbuka jendela Nero Express



b. Pilih Data kemudian pilih Data CD.
c. Langkah-langkah berikutnya sama dengan Nero StartSmart.


Semua proses burning sama, hanya saja menu yang dipilih berbeda. Berikut fungsi-fungsi tombol yang umum dipakai semua orang:
  1. Make data CD : Burning dapat dilakukan untuk semua tipe data dengan menggunakan CD
  2. Make data DVD : Burning dapat dilakukan untuk semua tipe data dengan menggunakan DVD
  3. Make audio CD : Untuk membuat segala jenis tipe audio cd yaitu mp3, audio cd, mp4 dan lain.
  4. Create JukeBox CD : Tombol ini yang sering digunakan orang untuk membuat Mp3 dengan menggunakan CD 
  5. Create JukeBox DVD : Tombol ini yang sering digunakan orang untuk membuat Mp3 dengan menggunakan DVD 
  6. Make Video CD : Tombol ini yang sering digunakan orang untuk membuat Video CD. 
  7. Make Your Own DVD Video : Tombol ini yang sering digunakan orang untuk membuat video DVD 

narasumber : http://teknisiputra.blogspot.com/2012/09/cara-burning-data-menggunakan-nero-7.html?showComment=1384048069078#c306204704233491601

Senin, 11 November 2013

MENDUBBING AUDIO KE VIDEO EDITING

Sebenernya menDUBBING dalam artian adalah sulih suara atau mengisi suara suatu aktor yang akan diperankan oleh orang lain atau pun orang itu sendiri namun secara tidak langsung dengan media-media tertentu yang digunakan. menurut gua sih begitu artinya ya kalo ada yang bertanggapan lain silahkan aja :D
mendubbing sebenernya tidak perlu ke suatu studio atau pun ketempat rekaman yang harus mengeluarkan uang sebanyak mungkin , tau kah anda bahwa mendubbing bisa manual dengan menggunakan aplikasi di laptop ?
kalo anda belum tau , silahkan ikuti sayaaaa !
banyak sekali program-program di komputer ini yang bisa digunakan contoh nya ulead(video studio), soundbooth, movie maker, soundtap streaming , dan masih ada sejuttttttttttaaaaaaaa lainnya haha :D
buat lu yang mau pake soundbooth gua kasih nih link download nya ..

ADOBE SOUNDBOOTH :
SOUNDBOOTH mediafire

ada juga yang mau soundtap :
soundtap

MAU MULAI GAK ? MAAAUUUUUUUUUU !
oke langkah langkah awal dulu deh ya haha
RECORDING VIA SOUNDBOOTH :

1. siapkan headset atau earphone yang memiliki microphone atau yang biasa ada tangkai suara nya yang kaya pilottt itu llloooohh ! haha
2.colok kedua kabel yang ada di headset , INGAT ! merah untuk ke mic , dan hijau untuk headset
3.buka adobe soundbooth yang kamu miliki :


langsung aja klik bagian record nya ( yang di kasih kuning)
4.akan muncul seperti ini :




pertama cek terlebih dahulu apakah earphone yang kamu gunakan remakan nya bagus , dengan melihat reaksi suara yang ada di kiri , bila terangkat warna kuning/hijau/merah itu berarti bisa dan bagus bila berwarna hijau atau merah .
lalu klik tombol record dan langsung lah bersuara untuk merekam .
SARAN :
untuk mendubbing kabaret jangan lah sekaligus namun hanya sedikit2 saja dulu karena agar bila terjadi kesalahan tidak sulit untuk mengulangnya.

5.bila sudah selesai merekam silahkan di dengar terlebih dahulu , bila suara nya kecil main kan amplitudo atau frekuensi suaranya , cara nya :

yang di bagian kanan adalah untuk memainkan nya , caranya gampang tinggal di klik saja beberapa kali hingga frekuensi suara yang telah di rekam menjadi besar
khusu yang dibagian kiri itu adalah untuk memotong bagian mana yang tidak di perlukan .

5.bila anda ingin memberikan effect atau lain nya tinggal mainkan pilihan di bagian kiri


6.save project anda lalu bisa di dengarkan.

http://alfinuril.blogspot.com/2013/11/mendubbing-audio-ke-video-editing.html

MENGISI DAN MERAWAT BATERAI SELAMA PENGAMBILAN GAMBAR

Kamera video dilengkapi dengan beberapa perlengkapan penting, yang masing-masing berperan sama
pentingnya untuk kesuksesan perekaman video.Bila semua petunjuk diikuti, kamera ini akan dapat menghasilkan video yang bernilai profesional. Penting untuk diperhatikan adalah beri perhatian yang penuh pada prosedur pemakaian dan raih pengetahuan tentang peralatan kamera video. Hal ini terlihat seperti pekerjaan yang menyita waktu dan tidak perlu, namun itulah yang membedakan antara seorang profesional dan seorang amatiran. Akhirnya, selalu, selalu, dan selalu jaga peralatanmu – bila Anda memeliharanya dengan baik, alat ini akan bertahan lebih lama dan akan menjadi perlengkapan terbaik untuk Anda. Peralatan ini dapat menghasilkan bukti yang Anda perlukan untuk membuat sebuah dokumentasi yang bernilai lebih. 


Baterai
Sebelum menggunakan kamera video , pastikan selalu memiliki cukup persediaan tenaga baterai. Baterai kamera mendapat tenaga dari alat pengisi ulang yang dapat digunakan kapan saja dengan cara penggunaan yang sederhana. Setiap baterai memerlukan waktu 1,5 sampai 2 jam untuk mengisi ulang sampai penuh, dan pada kondisi normal pemakaian, baterai ini dapat bertahan antara 2 -8 jam.

Pengertian Baterai Kamera
Baterai adalah salah satu dari sumber energi dan sangat penting bagi penggunaan kamera digital. Produsen kamera digital mengunakan berbagai macam jenis baterai yang berpengaruh terhadap harga, ukuran serta kemampuan kamera tersebut. Untuk jenis yang paling banyak digunakan saat ini, adalah baterai type Lithium dan type AA. Untuk type AA biasanya digunakan baterai Alkaline.




Berbeda dengan baterai AA biasa, jenis Alkaline mempunyai kapasitas lebih besar yang pada kamera digital digunakan untuk LCD dan Flash. Namun,penggunaan baterai Alkaline sebenarnya lebih disarankan untuk diganti dengan jenis NiMH yang mempunyai kapasitas lebih besar lagi dibanding Alkaline dan mempunyai kemampuan untuk di isi ulang. Sedangkan jenis baterai Lithium lebih menguntungkan dari segi berat dan ukuran, karena kamera yang menggunakan baterai type Lihtium biasanya didesign lebih compact dan lebih ringan dibanding kamera dengan baterai type AA.

Jika diperhatikan pada baterai Alkaline kemungkinan tidak terlihat berapa besar kapasitas yang tertulis pada baterai, sedangkan pada NiMH terlihat jelas berapa besar kapasitas yang dapat disimpan oleh baterai tersebut. Ketika baterai memberaikan power kepada peralatan elektronik yang memerlukan energi yang besar seperti kamera digital, peralatan komputer, portable music player sebuah baterai Alkaline hanya akan memberikan sebagian dari kapasitasnya. Sedangkan pada baterai NiMH atau NiCd, baterai tersebut memberikan lebih banyak kapasitasnya dan besarnya mendekati kapasitas maksimum pada peralatan elektronik yang rakus energi. Itu berarti pada kamera digital, sebuah NiMH dengan kapasitas 1800 mAh dapat memberikan lebih banyak foto dibanding sebuah baterai Alkaline yang mempunyai kapasitas 2800 mAh.

Baterai recharger NiCD, NiMH dan Lithioum (Li -ion) . Tipe baterai isi ulang dibagi dalam tiga kategori umum: nickel cadmium (NiCd), nickel metal- hydride (NiMH), dan lithium-ion (Li-ion). Ada juga tipe lithium polymer (Li-poly) yang supertipis, namun mahal dan jarang ada di pasaran.
Baterai NiCd merupakan jenis tertua, paling tahan banting, namun berat dan volumenya paling besar. Baterai  jenis ini sudah tidak lagi banyak digunakan pada kamera karena dianggap tidak praktis. Baterai NiCad sangat rentan efek memori. Maksudnya, baterai hanya mengisi ke tingkat dimana baterai terakhir di-discharge, akibat proses akumulasi gas yang terperangkap dalam plat sel baterai. Jika baterai di-discharge hingga 30 persen dan di recharge, maka baterai hanya akan mengisi energi yang terpakai tadi (30 persen) yang dilanjutkan dengan penyusutan volume "gas" yang terperangkap. Cara terbaik untuk menghilangkan efek memori dan membuang sisa gas terperangkap adalah dengan melakukan "burping", atau mengkondisikannya. Maksudnya, menghabiskan seluruh isi baterai pada kamera hingga benar - benar kamerea mati dan melakukan re-charging.

NiMH merupakan pengembangan dari NiCd, dibanding NiCd dengan volume sama, kapasitasnya jauh lebih besar. Namun, seperti halnya NiCd, NiMH juga rawan terhadap memory effect meski tidak sebesar NiCd. Beberapa produsen baterai bahkan menyatakan NiMH produknya bebas memory effect. Fenomena ini muncul saat baterai yang belum habis dipakai sudah di-charge ulang. Bila dilakukan berkali-kali baterai dapat kehilangan kapasitasnya dan hanya mampu menampung sedikit daya saja sebelum dengan cepat habis. Memory effect dapat dihilangkan dengan mengosongkan baterai sampai habis sebelum mengisi ulang.
Li-ion (Lithium) merupakan teknologi terbaru dalam baterai kering isi ulang, lebih ringan dan lebih besar kapasitasnya dari NiMH. Ia juga tidak akan mengalami memory effect hingga Anda bebas mengisi baterai jenis ini kapan saja dan di mana saja. Namun, ia juga paling rentan dengan berbagai macam masalah. 

Kata mAh merupakan satuan kapasitas baterai isi ulang. 500 mAh berarti bila baterai dibebani 125 mA (mili amper), ia dapat bertahan 4 jam. Atau 1 jam pada 500mA. Makin besar nilai mAh sebuah baterai berarti ia akan dapat dipakai lebih lama sebelum perlu di-charge ulang. Angka 1.2 V menyatakan  besarnya voltase baterai. Pastikan voltase baterai ini sama dengan spesifikasi kamera Anda. 

Untuk battery baru, disarankan untuk melakukan proses charging (isi) dan discharging (membuang) setrum 2 sampai 5 kali hingga battery mencapai kapasitas maksimalnya. Cara melakukan discharging dengan menggunakan baterai tersebut sampai tidak bisa digunakan lagi dikamera. Pada alat charger tertentu, disediakan fasilitas untuk discharge baterai. Biasanya fasilitas yang disediakan pada alat ini cukup aman, karena proses pengosongan hanya terjadi sampai batas yang aman.

Setiap 10-15 kali siklus isi ulang baterai NiMH, kosongkanlah baterai hingga habis sama sekali sebelum mengisi ulang. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan "bibit-bibit" memory effect yang mungkin timbul. 

Jangan sekali-kali mengosongkan baterai dengan bola lampu dan kabel hingga lampu mati. Ini akan dapat merusak sel baterai yang paling lemah (reversal effect), dan pada gilirannya merusak semua sel. Sisakan setidaknya 1V per sel baterai, pantaulah terus-menerus karena voltase baterai akan turun dengan tiba-tiba. Bila Anda tidak memiliki alat untuk itu, lebih baik jangan lakukan. Mengosongkan dengan kamera adalah cara terbaik, karena ambang batas aman pasti tidak kelebihan.
Beberapa produsen baterai NiMH menyatakan bahwa baterainya bisa di recharge lebih dari 500 kali, namun bila baterai NiMH telah mencapai 400 kali siklus isi ulang, perlu dipersiapkan untuk penggantian baterai tersebut, karena walaupun masih bisa digunakan, biasanya kapasitasnya sudah menurun dan berarti masa pakai sebelum diisi ulang sudah berkurang.. Baterai Li-ion dapat rusak dengan mendadak jika rangkaian di dalamnya rusak. 

Untuk membuang baterai yang sudah tidak digunakan, sebaiknya berhati-hati karena kandungan kadmiumnya bisa mencemari tanah. Self Discharge Salah satu yang perlu diperhatikan pada penggunaan baterai charge NiCad dan NiMH adalah 'self discharge', yaitu berkurangnya kapasitas yang terdapat pada battery walaupun tidak digunakan. Jumlah/persentasi self discharge pada masing-masing baterai berbeda-beda, tapi bisa diperkirakan sekitar beberapa persen (1 sampai 3%) perhari dari kapasitas maksimumnya dan pada suhu 70 derajat Fahrenheit. 

Penempatan baterai NiMH pada temperator yang lebih rendah akan sedikit membantu mengurangi efek self discharge. Ada yang menyebutkan apabila baterai NiMH dibekukan (dingin) dalam 1 bulan sisa kapasitas baterai masih ada 90% sejak terakhir di recharge. Tapi sebelum digunakan, baterai NiMH yang dibekukan tersebut harus dikembalikan dulu pada suhu ruangan yang normal. Jadi setelah kita men-charge baterai NiMH, sebaiknya disimpan pada suhu yang dingin untuk mengurangi efek self dischargenya. 

Disarankan untuk me-recharge lagi baterai yang sudah disimpan dalam jangka waktu yang lama sebelum di gunakan. Berbeda dengan baterai Alkaline, jika baterai Alkaline disimpan pada suhu ruang normal, efek self discharge yang terjadi kurang dari 2% per tahun. Sehingga walaupun disimpan dalam jangka waktu yang lama,kapasitas baterai Alkaline nyaris tidak akan berkurang dari semula. Sebagai catatan, jika baterai Alkaline disimpan pada suhu 85 derajat Fahrenheit, efek self discharge hanya sekitar 5% pertahun, tapi pada 100 derajat Fahrenheit, efek self discharge baterai Alkalin sekitar 25% pertahun. Jadi apabila kita tinggal pada lokasi yang cuacanya sangat panas, disarankan untuk menyimpan baterai Alkalin pada ruang pendingin untuk menghindari efek selft discharge, walaupun persentasinya sangat kecil sekali dibandingkan efek self discharge pada baterai NiMH dalam kondisi suhu yang sama.

Baterai Lithium juga hampir sama dengan baterai Alkaline, efek self dischargenya sangat kecil dibandingkan dengan baterai NiMH, sehingga jika kita charge penuh dan disimpan pada suhu ruang normal pada waktu yang lama, kapasitanya juga tidak akan banyak berkurang. Tapi sampai saat ini untuk ketiga jenis baterai tersebut (Alkaline, NiMH, dan Lithium) baterai NiMH harganya memang lebih murah dibanding yang lainnya. Jadi dipertimbangkan saja menggunakan baterai jenis yang mana dan disesuaikan dengan peralatan yang akan digunakan.


  1. Merawat Baterai Kamera Video
    Setelah memahami karakteristik battery charger di atas maka cara merawat Battery di bawah akan mudah dipahami mengapa harus begitu.

    a. Pada saat battery baru, biasanya dia sudah mengandung muatan sedikit sehingga bisa dipakai untuk menyalakan pesawat walau sebentar. Jangan langsung di charge!, tapi kosongkan dahulu dengan jalan menggunakan pesawat lalu dilanjutkan menggunakan R(esistor): 5 Ohm/5W atau gunakan lampu rem mobil 25 W /12 V.Hubungkan ke dua kaki R pada ke dua kutub battery yang biasanya terhubung ke beban Ponsel/HT, jadi battery harus dilepaskan dari pesawat, bila dilihat ada 4 kutub, maka kutub-kutub yang di pinggir itulah yang dimaksud. Tujuannya agar semua molekul menjadi kosong muatannya. Lamanya waktu pengosongan relatif, tapi sebagai indikasinya biasanya R nya yang mula-mula panas lama kelamaan menjadi dingin. Baru setelah itu battery boleh di charge sa mpai penuh. (Nilai 5 Ohm ini cocok buat battery Ponsel/HT yang besarnya berkisar 3.6 V – 9.6 V. Bila tegangan battery lebih besar dari ini, nilai R nya bisa ditambahkan sedikit agar tidak terlampau panas.)
    b. Selalu bila battery dipakai pesawat telah mencapai indikasi battery-low, lepaskan dari perangkat, lakukan pengosongan seperti butir no. 1 di atas, baru boleh di charge. Yang penting prinsipnya jangan mengisi battery kalau tidak benar-benar kosong dulu.
    c. Jangan menggunakan/menyalakan pesawat sambil di charge batterynya, karena akan terjadi arus forward dan reverse bergantian pada battery yang tidak kosong, sehingga mudah terjadi memoryeffect. Selain itu bila pesawat nyala/dipakai arus yang ditarik dari charger cukup besar sehingga charger menduga battery belum penuh, akibatnya charger terus-menerus on walaupun sebenarnya battery-nya sudah penuh, akibatnya akan merusak battery tersebut.
    d. Untuk charger yang tidak otomatis, misalnya charger battery satuan (@ 1,2 V) kita harus perhatikan peraturan waktu charging battery sesuai dengan kapasitas battery dan chargernya. Misalnya Draft Draft modul Kompetensi Multimedia ” Menerapkan Teknik Pengambilan Disusun olehsam 16 Gambar roduksi” kapasitas battery 1500 mAH sedangkan arus charging-nya 100 mA, maka perlu (1500:100) = 15 jam lebih sedikit. Terlampau lama mininggalkan battery pada chargernya akan menimbulkan memory effect.

    e. Jangan mengosongkan battery dengan cara menghubung singkat, karena arus besar sekali yang mengalir dalam battery bisa mengakibatkan ledakan, api dan putusnya jalur di dalam battery, apalagi kalau muatan battery sedang penuh. Kalau muatan battery hamper kosong di tandai dengan beban R yang telah dingin, ke dua kutub battery boleh bahkan di anjurkan untuk di hubung singkat, karena lebih membersihkan muatan yang tersisa.

    Bila kita rajin mengikuti petunjuk tersebut di atas, sampai 3 - 4 th. Battery akan tetap prima, lumayan buat menghemat devisa dan mengurangi stress akibat jengkel karena battery cepat habis.Bila pemakaian pesawat tidak boleh terputus maka diperlukan battery cadangan selama proses di atas. Baterai berfungsi sebagai sumber daya untuk menghidupkan kamera, perawatan yang baik dapat memperpanjang usia pemakaian baterai kamera. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

    a. Jangan membiarkan baterai terpapar suhu ekstrim diatas 43 C. Hal ini dapat menimbulkan kerusakan permanen pada baterai. Letakkan baterai pada tempat yang sejuk dan kering.

    b. Jangan mencharge baterai secara berlebihan, jika charger telah menunjukkan baterai terisi penuh segera cabut.

    c. Charge baterai sebelum atau sesudah penyimpanan dalam jangka waktu lama.Dipakai ataupun tidak dipakai baterai akan mengalami proses pelemahan, agar tetap awet maka baterai perlu diisi kembali.

    d. Lepaskan baterai dari kamera jika tidak sedang mempergunakannya dalam jangka waktu lama.

    e. Jangan mencampur penggunaan baterai lama dan baru, termasuk mempergunakan baterai dengan merek yang berbeda-beda.

  2. Charging Time
    Ada berbagai macam jenis alat charger yang digunakan untuk mengisi ulang baterai NiMH atau NiCd yang kapasitasnya habis. Alat-alat tersebut mempunyai berbagai macam sensor untuk membatasi kelebihan kapasitas (overcharge) yang dapat mengakibatkan sel baterai tersebut rusak dan kemampuan penyimpanannya berkurang. Sensor dalam bentuk timer, biasanya ini sudah disesuaikan satu paket dengan jenis baterainya, sehingga dari awal. charging sampai waktu tertentu, alat charger ini dapat menghentikan pengisian sehingga menghindari overcharge. Ada juga dalam bentuk microprocessor yang biasanya disebut oleh produsen sebagai smart rapid charger, yaitu dapat menghitung dengan tepat berapa sisa kapasitas baterai sebelum alat tersebut berhenti men-charge baterai. Kadang alat ini juga dilengkapi dengan detektor suhu baterai yang berfungsi juga untuk membantu mengendalikan charging baterai. Trickle charge, adalah kemampuan alat charger untuk memberikan ampere secara sedikit-sedikit ke baterai NiMH akibat dari efek self discharge (keterangan tentang self discharger diatas). Kemampuan ini berguna untuk menjaga agar baterai selalu dalam kondisi penuh dan siap pakai, walaupun dibiarkan dalam jangka waktu yang lama di alat charger.
    Terdapat juga alat charge yang manual, untuk alat ini sebenarnya hampir sama dengan alat charge yang menggunakan sensor, tapi bedanya perlu diperhitungkan dengan tepat sehingga tidak terjadi overcharge, karena alat ini akan men-charge terus selama belum dimatikan, jadi tidak ada indicator baterai sudah penuh. Namun apabila charging timenya tepat dan tidak melebihi hitungan maksimum, maka penggunaan alat ini cukup aman, tapi biasanya arus yang diberikan cukup kecil (untuk menghindari overcharge) sehingga diperlukan waktu lama agar baterai bisa terisi penuh.Untuk charging Time pada masing-masing jenis alat charge sebenarnya mempunyai perhitungan dasar  yang dapat dihitung dengan rumus ideal sebagai be rikut :
    mahB = Kapasitas Maksimum Baterai
    mAhC = Bersarnya Amper perjam yang diberikan charger
    th = Total Waktu dalam Jam th = mAhB /mAhC
    Jadi, jika baterai 1800 mAh dan Ampre Chargernya 100 mAh, berarti :
    1800 / 100 = 18 jam
    Waktu yang diperlukan untuk chargingnya pada kondisi ideal adalah 18 jam.
    Penting !
    Hindari untuk membawa baterai AA NiMH / NiCd dan disimpan pada kantong baju atau celana (atau
    dibawa dengan sembarangan), pada keadaan tertentu baterai tersebut dapat berhubungan singkat satu
    dengan yang lain dan itu dapat menyebabkan panas dan bahkan menyulut api didalam kantong.
  3. Cara mengisi batreai camcorder Sony SX44E
    a. Matikan camcorder dengan menutup layar LCD
    b. Pasang baterai pada tempatnya sedem ikian rupa sampai berbunyi klik
    c. Siapkan adaptor AC, kabel power dan steker DC Koneksikan power pada outlet dinding, steker DC pada

    sumber : 
    Draft modul Kompetensi Multimedia ”Menerapkan Teknik Pengambilan Gambar Produksi”
    olehsam 33.pdf

TEKNIK PENGAMBILAN GAMBAR PRODUKSI

1. ECU (EXTREME CLOSE UP)

                ECU(EXTREME CLOSE UP)
                                                   Menampilkan gambar yang sangat detail

2. VCU (VERY CLOSE UP)


                    VCU(VERY CLOSE UP)
                    Jika yang di shot wajah manusia kepala bagian atas dan dagu sedikit terpotong
3. BCU (BIG CLOSE UP)

        BCU (BIG CLOSE UP)
                                                             Dari wajah hingga ke leher



4.CU (CLOSE UP)

                         CU (CLOSE UP)
                Menampilkan seluruh permukaan wajah himgga sedikit ke bahu dan sedikit pada bagian dada



5. MCU (MEDIUM CLOSE UP)


             MCU(MEDIUM CLOSE UP)
Menampilkan seluruh permukaan wajah hingga pada bagian dada dengan patokan tangan pada bagian siku  sedikit ke atas



6MS (MEDIUM SHOT)


                       MS(MEDIUM SHOT)
                     Hampir sama dengan MCU tapi pada MS siku sudah kelihatan hingga sedikit kebawah



7. THREE  QUARTER SHOT

    THREE  QUARTER SHOT
                                                 Menampilkan badan hingga bagian lutut ke atas


8FULL LENGHT SHOT

       FULL LENGHT SHOT
                         Menampilkan seluruh badan dan besarnya memenuhi layar / screen (fit to screen) 


9LONG SHOT

                         LONG SHOT
                           Menampilkan seluruh badan . Besar objek sekitar 1/3 sampai 3/4 dari lebar layar

sumber : http://alfinuril.blogspot.com/2013/11/teknik-pengambilan-gambar-produksi-tpg.html
 

Blogger news

Blogroll

About